When you visit our website, if you give your consent, we will use cookies to allow us to collect data for aggregated statistics to improve our service and remember your choice for future visits. Cookie Policy & Privacy Policy
Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Yudha, Yuki, dan Yudhis makan malam bersama di meja makan. Yudhis menahan dirinya untuk tidak bertanya apa yang dilakukan mommynya di kamar Mitha. Sampai makan malam berakhir, tidak ada seorangpun diantara mereka yang berbicara. "Bang" panggil Yuki. Ini pertama kalinya Yuki bicara pada Yudhis setelah kejadian malam itu. "Ya, Mommy" "Kita harus bicara" "Baik, Mom" Yudhis menganggukan kepalanya. "Duduklah" Yuki menunjuk sofa di ruang tengah. Yudhis duduk di sofa yang ditunjuk mommynya. Yudha dan Yuki duduk bersebelahan di sofa panjang. "Kamu tahu, apa akibat dari perbuatanmun Bang?" Tanya Yuki dengan suara terdengar seperti menahan tangis. Yudhis mengangkat kepalanya yang menunduk, ditatap mommynya, kepalanya menggeleng. "Karena kejadian itu, kita semua akan kehilangan Mitha" ujar