PART 28

1131 Words

Pagi itu, Stella terbangun dengan sakit kepala yang luar biasa. Ia segera berlari ke kamar mandi saat merasakan perutnya mual. Dengan selimut yang menutupi tubuh polosnya, Stella mengeluarkan isi perutnya. Dan Alex yang menyadari itu segera bangkit dan menolong istrinya. Dia tidak peduli akan usiran Stella, ia tetap memegangi rambut Stella seraya memijat tengkuk istrinya. Menurut Stella, ia sedang dalam kondisi menjijikkan, dan Alex tidak boleh melihatnya. "Jangan lakukan itu lagi!" ujar Alex, ia benar-benar merasa khawatir pada Stella. "Aku hanya ingin menghilangkan sedikit bebanku!" balas Stella, setelah membersihkan dirinya. "Tapi tidak seperti ini, Stella Caelan Edward!" Alex menahan kemarahannya. Melihat Stella dalam keadaan seperti ini, benar-benar menyulut emosi pria itu.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD