38. Usaha Malika Melindungi Ibunya

1053 Kata

“Loh, kenapa ke sini? Bukannya kamu sudah izin Bang Arifin?” tanya Mina begitu mendengar suara pintu didorong dan melihat Naira lah yangs edang mengayun kaki masuk ke dalam minimarket. “Kata Doni ibu sudah tidur. Jadi aku bisa kerja. Biar nggak dipotong gaji.” Naira menjawab sambil melanjutkan ayunan langkah menuju meja kasir. “Punya obat merah, nggak?" tanya Naira sambil memutari meja yang didiami oleh Mina. “Ada tuh di lorong nomor dua. Bukannya kamu sudah hapal letak semua barang dagangan di tempat ini?” tanya balik Mina di ujung kalimat. “Maksudku yang sudah bukaan, Mina. Biar nggak perlu bayar. Aku sudah nggak punya uang. Habis buat bayar taksi sampai perempatan lampu merah.” Sepasang mata Mina membesar. “Kamu jalan dari perempatan lampu merah?” Mulut Mina langsung terbuka begitu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN