Chintya: bab 43

1749 Kata

Aku geleng-geleng kepala membaca pesan dari Arshaka. Dia baru membalas pesanku 2 hari kemudian. Aku tak membalas pesannya, karena Thalita juga berkata bahwa kakaknya itu telah mengabarinya. Setelah membaca pesan Arshaka dan berbicara dengan Thalita, aku ke balkon kamar menerima telepon dari Tira, aku mengernyit ketika mendapati dua orang berseragam polisi mondar-mandir di depan rumahku. Sama seperti beberapa hari lalu. Apa Om Ferdy dan Arshaka kembali menyuruh orang untuk menjagaku? Bukankah Nindya sudah masuk penjara? Apa lagi yang harus dikhawatirkan? Kata Thalita, papa dan kakaknya tidak akan mencabut laporan tersebut. Dan pada sidang pertama nanti juga, Om Ferdy juga memintaku hadir sebagai saksi. "Nggak apa-apa, Chintya. Ini semua demi kebaikan kamu juga. Orang kayak gitu, nggak bi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN