KABAR BURUK

1115 Kata

Kecantikannya tidak pernah pudar. Dia masih sama seperti dulu. Seperti 7 taun lalu saat aku mengenalnya. Hanya saja Bulan yang sekarang berbeda dengan Bulan yang dulu. Kelembutan dan kesabarannya tak terlihat lagi. Dia menjadi kasar dan emosian. Aku masih mengelus rambutnya. Bulan tertidur lelap disampingku. Setelah mengalami perdebatan yang panjang aku tidak tega membiarkan dia sendirian disini. Dia masih istriku. Kekasih hatiku yang sampai saat ini tidak pernah sekalipun bergeser posisinya meskipun sudah ada Pelangi dan anak-anakku. Dia hanyalah korban ketidaktegasanku selama ini. "Kamu mengancamku ?" Tanya Bulan. "Aku tidak mengancammu. Tapi aku sungguh akan melakukannya jika kamu masih bersikap seperti ini!" Kataku. "Aku hanya bertanya seberapa hebat Pelangi dalam bercinta sehingga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN