"Oh jadi begitu ceritanya, tega sekali mereka memperlakukan Amira seperti babu di rumah mereka padahal Amira anak mereka sendiri." oceh Alvin setelah mendengar penjelasan Max. "Itu sebabnya aku membawa Amira untuk tinggal bersamaku, mana mungkin aku membawanya lagi ke rumahnya setelah melihat dia tersiksa." Alvin mengangguk setuju, "Karena Amira sudah menjadi tanggung jawabku. Aku memutuskan dia akan sekolah dan tinggal di sini sampai dia dewasa dan mampu untuk bekerja." Alvin mengkerutkan dahinya mendengar perkataan Max. "Bukan bermaksud untuk membuat idemu buruk, tapi Max ingat kau dan dia bukan keluarga walau kau sudah membubuhkan nama Anderson di belakang nama Amira tapi tetap saja kau tak bisa memutar balikkan fakta bahwa kalian tak sedarah. Apa yang di katakan orang nanti jika seo