Perjodohan

800 Words
6 tahun yang lalu.. "Kau sudah dijodohkan dengan anak temanku. Jadi segera putuskan hubunganmu dengan wanita itu." Nada dingin nan tegas itu seolah menusuk d**a David menggunakan pisau tak kasat mata. "Dia punya nama, Ayah. Namanya Yasmine!” jedanya menarik nafas dengan pilu. “Aku akan selalu mematuhi semua perintahmu, tapi aku mohon jangan pisahkan aku dengan Yasmine. Dia tidak mempunyai siapapun selain aku, Ayah. Dan aku tidak ingin meninggalkannya sendirian, aku mencintainya, kami saling mencintai!" ucapnya cepat meyakinkan pada Sungjin bahwa pilihannya adalah tepat. Untuk pertama kalinya David berdebat dengan Sungjin untuk menolak keinginan sang Ayah yang sangat kuno. Menurut David, urusan cinta harus dipertahankan walaupun harus menentang keinginan Ayahnya sekalipun. Cinta bukan untuk main-main bagi David dengan memutuskan untuk berpisah dengan mudah. Mulut bisa berkata, namun hati apa bisa menerima semudah itu? David sudah lama menjalin hubungan dengan Yasmine hampir 4 tahun lamanya dan berharap akan happy ending layaknya kisah cinta lain menghasilkan keluarga kecil saat menikah nanti yang sudah mereka rancang sedemikian rupa. Tapi semua harus sirna karena kedua orang tuanya menolak wanitanya mentah-mentah setelah David membawa kehadapan orang tuanya. Mereka mengatakan bahwa Yasmine adalah wanita yang tidak jelas asal-usulnya. Itu alasan yang sangat tidak masuk akal bagi David. Sungjin memang penggila kerja tapi ia tidak akan melewatkan sedikitpun tentang Putra sematawayangnya. Pria tua itu tidak ingin David salah dalam memilih pasangan hidup hanya karena kalut akan mabuknya cinta. Sungjin sudah pernah merasakan kelabilan itu sebelum bertemu dengan Yungmi. Sebisa mungkin Sungjin tidak ingin David merasakan apa yang ia rasakan. Hingga mengakibatkan sikap over protektif yang ia uraikan terhadap David. "Hilangkan rasa cintamu itu! Dan menikahlah dengan Yura tiga minggu lagi. Yura lebih jelas, dia anak sahabatku yang sangat Ayah percaya dan tidak mungkin menghianatimu dikemudian hari. Ayah yakin Yura bisa memberikanmu cinta yang lebih besar dari pada wanita seperti itu." "Apa? tiga minggu lagi?” David semakin terhentak mendengar pernikahan yang tak pernah ia impikan dengan wanita lain akan terlaksana kurang dari satu bulan. “Kenapa Ayah tidak membicarakan ini denganku terlebih dahulu dan memutuskannya sendiri? Yang menikah itu aku, bukan Ayah! Aku tidak bisa menikah dengan wanita yang tidak aku cintai!" "Berhenti membantah Chanyeol! Kau bahkan sudah berani melawanku hanya karena wanita tidak jelas seperti dia. Itu membuat aku semakin yakin bahwa dia bukan wanita baik-baik!" "Tidak ayah! Aku mencin--" "Buang jauh-jauh perasaan sesaatmu itu! Biar berulang kali kau mengatakan mencintainya tidak akan pernah bisa merubah keputusanku, kau tetap akan menikah dengan Yura." "Ayah aku mo--" Plak Satu tamparan keras mendarat di pipi mulus David. Mendengar itu, Yungmi bergegas masuk ke ruang kerja suaminya. Hal yang Yungmi cemaskan terjadi, pertengkaran Suami dan Putranya pasti akan berlangsung panas jika David tetap menentang keinginan Sungjin tentang perjodohan yang sudah direncanakan. "Ayah! Apa kau lupa dengan kesepakatan kita untuk tidak bermain fisik pada David jika membicarakan hal ini?" Yungmi berjalan dengan cemas mendekati David memeriksa separah apa Sungjin menamparnya. Sungjin memegangi dadanya karena timbul rasa sakit luar biasa, penyakit jantungnya kambuh oleh emosi yang tak terbendung. Sungjin pun ambruk di tempat tak berdaya. "AYAH!" teriak keduanya terkejut. *** Aroma obat-obatan khas rumah sakit meruak penciuman, Ibu dan Anak yang sedang duduk di ruang tunggu. Yungmi mengajak David bicara serius membahas masalah yang membuat sang Ayah jatuh sakit. "David sayang, Ibu harap kau mengerti dengan keputusan Ayahmu. Ibu tahu kau tidak menyetujui perjodohan ini karena kau mempunyai wanita yang kau cintai. Tapi Ibu mohon untuk memikirkan lagi dengan keputusannmu dan tentang Ayahmu. Ini tentang pasangan hidup, Nak. Ayah pasti tidak ingin kau salah dalam memilih, Ibu tidak pernah melarangmu untuk memilih pasangan bukan? Tapi tidak dengan wanita yang tak kita ketahui asal-usulnya. Apa dia benar-benar yatim piatu seperti kau katakan? Apa kamu sudah menyelidiki itu semua? Ibu yakin Ayah sudah menyelidikinya tanpa sepengetahuan kita sehingga dia membulatkan tekat untuk menjodohkanmu." David hanya mampu berdiam diri menutup rapat bibirnya di samping Yungmi dengan mata memerah berkaca-kaca serta tangan mengepal kuat menahan emosi untuk mengendalikan diri. Untuk pertama kalinya Yungmi menolak pilihan David. Jika Yungmi angkat bicara, itu artinya David benar-benar harus mengorbankan cintanya pada Yasmine yang sudah mendiami hatinya bertahun-tahun. Demi perjodohan kuno bersama alasan yang belum bisa David terima. Karena ia percaya, tanpa restu orang tua, semua tidak akan berjalan dengan lancar seperti apa yang kita inginkan. "Ibu harap kau bijak dalam memilih pasangan hidup, sayang. Karena itu bukan hal main-main. Ibu bukannya tidak ingin membelamu depan Ayah, tapi semua ucapan Ayahmu ada benarnya. Pikirkan semuanya dengan kepala dingin, David. Ibu yakin kau tidak akan menyesal jika menyetujui keputusan Ayahmu." David kalut dengan pikirannya yang kacau, dan mencoba mencerna apa yang diucapkan sang Ibu. Seperti apa yang dikatakan oleh Yungmi, David belum pernah menyelidiki yatim piatu mana Yasmine berasal dan sebagainya tentang kekasihnya selama ini. David terlalu mencintai sosok Yasmine hingga ia tidak perduli dengan latar belakang wanita itu.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD