When you visit our website, if you give your consent, we will use cookies to allow us to collect data for aggregated statistics to improve our service and remember your choice for future visits. Cookie Policy & Privacy Policy
Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Alhamdulillah akhirnya tepat pukul dua siang mereka sampai di Pondok dan di kamar. Masing-masing membersihkan diri secara bergantian dan Mita segera merebahkan tubuhnya di atas ranjang. "Mas, ya Allah Mita lupa hari ini tanggal 30 dan sudah jadwalnya kontrol ke Bidan." "Iya nanti kita ke bidan menunggu hujan reda ya, Dik." Memang saat ini hujan diluar sangat deras sekali dan rasa kantuk mulai menyerang matanya tetapi Mita sama sekali tak bisa tidur walaupun ia sudah berusaha memejamkan matanya. "Ya sudah iya, Mas." "Dik, lebih baik sekarang tidur dulu. Kamu semalaman 'kan tidak tidur dan Mas juga kurang tidur jadi ngantuk sekali." "Nanti sore kita periksa ke bidan di klinik dekat sini ya, sambil menunggu hujan reda sudah ayo kita tidur istirahat." Lalu beberapa saat kemudian Ali suda