Nia bertanya-tanya kenapa Fira tidak datang ke kantornya hari ini, juga tidak memberi kabar. Mengingat kemarin Fira dipanggil ke kantor Edwin dan cukup lama berada di dalam sana, membuatnya berpikir bahwa mungkin saja Edwin memiliki rencana lain untuk gadis muda cantik itu. “Baik, Pak,” ucap Nia ketika menerima panggilan dari Edwin. Nia bergegas merapikan lembaran dokumen yang ada di atas meja kerjanya dan membawanya pergi menuju ruang kerja Edwin. Nia sudah masuk ke dalam kantor Edwin dan mendapatkan Edwin sedang duduk sendirian sambil mengamati salah satu lembaran dokumen di atas meja. Pertemuan dengan klien ternyata sudah berakhir, dan Edwin sepertinya langsung sibuk menindaklanjuti hasil rapatnya. “Ini, Pak,” ujar Nia seraya menyerahkan dokumen yang dipinta Edwin. “Oiya, Pak. Fira—