Jujur Pada Alesha

1668 Kata

“Assalamu’alaikum ….” Terdengar suara lembut seorang wanita dari pintu rumah. “Wa’alaikumussalam … Alesha?” Asri cukup kaget melihat kedatangan Alesha. Pasalnya rumah itu sudah sepi. Para pelayat sudah meninggalkan rumah Andhini, termasuk juga saudara-saudara Andhini. Bahkan Soni juga sudah meninggalka rumah itu. “Apa kabar, Teh?” tanya Alesha. Gadis itu bahkan masih berdiri di pintu dan belum mau melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah. “Baik, Alhamdulillah … Silahkan masuk,” ucap Asri. Alesha tersenyum lalu mulai melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah. “Alesha turut berbelasungkawa, Teh,” ucap gadis itu. Ia menyalami Asri dengan takzim. “Iya, terima kasih, Sha. Sebentar, teteh mau minta mbak Santi buat minuman dulu.” “Nggak usah, Teh. Nggak usah repot-repot. Alesha minum air

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN