Seribu Tanya

1843 Kata

"Andrea itu pacar pertama. Bukan cinta pertama, tapi yang paling berkesan." Nero menatap wajah istrinya, kemudian melanjutkan cerita. "Aku ketemu dia di kampus waktu orientasi mahasiswa baru. Gadis pemalu tapi pintar." Tania mendengarkan setiap ucapan suaminya dengan seksama tanpa menyela sedikitpun. "Dia kesulitan ngerjain beberapa tugas, terus aku bantu. Aku kan dapat nilai tinggi di hampir semua mata kuliah. Mungkin itu sebabnya dia sering tanya." Lelaki itu menarik napas panjang. Sebenarnya dia tidak ingin mengingat lagi masa lalunya. Hanya istrinya berhak tahu agar tidak terjadi salah paham di antara mereka. "Anak pengusaha kaya. Rekanan kakekmu. Aku ini yatim piatu. Bapak dulu penjahit. Ibu jualan sayur di pasar." "Setiap subuh sebelum berangkat ke kampus aku bantuin ibu jual

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN