Bab 21 Insiden Kopi Pahit

1243 Words

Leona terkejut dengan tanggapannya yang terdengar kaku. Sesaat dia berdiri ragu sebelum kemudian terpikir kalau ini mungkin benar-benar kesempatan terakhirnya untuk memberbaiki semuanya. Leona bergegas menghampiri Denny yang masih berdiri menunggu. “Saya ingin bertemu Ronald.” Leona berkata sambil menatap Denny penuh harap. Denny menggeleng dan tersenyum menyesal. “Maaf, nona Simon. Pak Ronald untuk saat ini tidak ingin menemui siapapun yang berhubungan dengan penawaran kerja sama yang baru kita bahas tadi. Dia ingin keputusannya benar-benar netral dan tidak dipengaruhi oleh apapun.” “Bukankah seharusnya perusahaan kami yang akan mendapatkan kesempatan itu?” Leona bertanya dengan keras kepala. Beberapa saat Denny terdiam, sebelum kemudian menggeleng sambil tersenyum. “Tidak. Sebenarnya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD