Keesokan malamnya Vallery mengemasi pakaiannya, ia berencana akan meninggalkan mansion itu, pergi jauh dari kehidupan seorang Brian Abraham. Namun ia terpikirkan oleh Allena yang selama ini begitu baik terhadapnya, ia lalu berjalan menghampiri Allena yang berada di kamar wanita tersebut namun langkahnya terhenti begitu mendengar sebuah percakapan diruang kerja Brian. "Aku sendiri yang akan membunuh Vallery," ucap Brian seraya menatap Dominic. Dominic tersenyum lebar mendengar perkataan Brian, sedangkan tanpa mereka ketahui, Vallery tengah mendengarkan pembicaraan mereka. "Baiklah, aku pegang kata-katamu, Brian. Sebagai psikopat, kau memang harus pintar dalam membunuh mangsa." Vallery yang mendengar pembicaraan itu hanya bisa menutupi mulutnya menahan tangis. Ia tidak menyangka bahwa ke