yang awalnya sebuah Cinta monyet tapi ternyata akan seserius ini sampai detik ini, membuat diriku semakin mencintai diriku

yang awalnya sebuah Cinta monyet tapi ternyata akan seserius ini sampai detik ini, membuat diriku semakin mencintai diriku

book_age16+
5
FOLLOW
1K
READ
drama
sweet
humorous
like
intro-logo
Blurb

Najwa adhisty panggil akrabku WaWa aku baru lulus dari sekolah menengah Pertama, dan sekarang melanjutkan sekolah Menegah Atas aku diterima di sekolah cukup populer dikotaku sebut saja kota B, aku di berada di skolah Menengah swasta meskipun swasta tapi tdak kalah populer dengan yang negeri

"Wa!!! " teriak dinda

"bisa enggak sih gak usah teriak² kalo panggil dind" jawabku ketus

"iya maaf maaf lagian aku semangat ni grgr kita udh sekolah lagi" jawab dinda

"mana kelas kita" sambar dinda

"Mana kutahu" jawabku masih ketus

(akhirnya kita memutuskan untuk berpencar keseluruh ruangan untuk mencari nama kita di sebuah kertas yg di tempel disetiap ruangan kelas)

"Wa, sini udah ketemu" teriak dinda semangts

"Ih, bisa enggak sih pelanin dikit suaranya suaranya keras banget kyak speaker masjid" jawabku greget

"Hahahaha semangats Wa, lagian elu pms ya sensi mulu" jawab dinda

akhirnya kita sama memasukan ruangan itu bersama bangku disana sudah hampir penuh beberapa siswa dan siswi sudah mulai memilih tempat duduk yg bakalan jadi tempat tinggal kramat saat sekolah. selama 3hari kedepan kelas memang tidak ada pembelajaran karena di fokuskan pengenalan lingkungan sekolah jadi biasanya anggota OSIS (Orientasi Siswa) yang akan memimpin adik kelas X (sepuluh)

"liat tuh ganteng bgt kan kaka kelas kita cools abis" kata siswi depanku

"iya kak Anil ganteng bgt ihkah cute bgt sih" saut teman sebelahnya

tiba-tiba dinda melempar kertas

*You Hungry?* tulisnya

'iya' *sambil menundukan kepala tanda setuju

"bentar lagi ke kantin ya" bisik dinda

"oke" sambil menunjukan jempol

(kapan kelas ini bubar sih mulai td gk ada faedahnya, uda ½jam lebih gk ada kegiatan atau perkenalkan diri)

akhirnya suara lelaki tidak terlalu tinggi dengan kulit coklat memulai berbicara

"please listen me ,hallo namaku Angga perkenalkan saya wakil ketua OSIS saat ini" ucap lelaki itu

"dan ini ketua OSIS kita namanya anil" tambahnya sambil menunjuk Anil

"hey kak salam kenal" kompak 1kelas

anehnya sih Anil acuh bgt gak gubris sama sekali

"heihei itu namanya Qweena Primadonanya sekolah ini denger² sih itu pacarnya kak Anil" sahut cewe depanku kalo gak salah namanya Dita klo gak salah denger

"wah cantik bgt yaa putih mulus sepadan lah sam kak Anil" sahut cewe sebelah dita yang kutahu namanya anggi

"Hey, nil udh perkenalannya yuk ngantin" ajak cewek yg katanya si primadona

"tunggu belum masih Qween" kata Kak angga

"urus sendiri aja deh Ngga gak asik bgt nih kelas mending aku makan laper" jawab anil jutek

-suara bel berbunyi tanda istrahat kelas-

aku dan dinda memang sudah berencana mau ke kantin mulai td kareba cacing di perutku sudah mulai nari naagib kan g lucu kalo lagi di kelas keras bgt suara perut jadi ilfeel kan

"mau makan apa wawaku" bujuk dinda

"tumben kalem lu" jawabku singkat

"yaela salah lagi gue jadi yakin Lo mau Pms" jawab dinda ngejek

"bu soto 2 ya" pesen dinda pada ibu² dikantin

"Wa liat tuh kak Anil masak di skola mesra²an gt sih emg gak risih ya, oiya Wa kmu gak kek cewe lain²nya mendamba-dambakan kak Anil" ejek dinda

"dindaku sygkuh aku lapar disini jadi bahas nasi lebih penting daripda bahas kaka itu oke" jawabku dengan nada greget

segera kulahap nasi sotoku karena emg laper bgt sdgkan dinda pesen esteh buat kami

kak anil melihat meja kita terus Ntah kenapa ada yg salah bangkunya atau memang bangku kita lebih Bagus yg aku dudukin sekarang, merasa risih akhirnya aku duduk di tempat dinda berarti membelakangi kak Anil dan kekasih perfectnya

dinda datang bawa esteh kuurai rambutku karena td pagi aku kuncir kuda karena memang habis keramas jadinya ribet

*bel berbunyi

duduk ditempat yg td aku dudukin nampak kak Anil sdg berbisik dengan kak Anggan bukan GeeR tapi bisikannya itu matanya ngelirik k aku

"Najwa adhisty!" ucap kak angga

"iya kak" jawabku langsung berdiri

"ikut Anil ya ambil beberapa buku di gudang" kak angga

'kok aku sih kan aku anak kemarin sore dan gak tau apa apa kenapa gak cewe di depanku yang mulai tadi bahas kak Anil mulu' gumamku

"baik kak" jawabku sambil ekspresi lelah

"Anil" sambil menyodorkan tangannya

"Najwa kak" gak aku bales tangannya

"mana rumahmu" tanya anil

"diruma kak aku disini sekolah jadi g sempet aku bawa" jawabku sambil menyeringai

"maksudku alamatnya" tanya penasarannya dia

" di daerah gatot subroto kak"

"ku anter nanti mau" jelas kak Anil

sambil garuk kepala aku berfikir keras kenapa kaka ini apa mau mempermainkan aku jangan harap

#young#ootd#girls#student#youngman#younggirls

ic_default
chap-preview
Free preview
"ih Wawa kenapa sih mulai td marah mulu pms ya" jawab dinda dengan nada ngejek "lagian teriaknya keras bgt kan takut ganggu .
Najwa Adhisty, biasa dipanggil WaWa. yeah aku baru lulus dari sekolah menengah pertama sekarang pertama juga menginjakan sekolah menengah Atas hari ini dimana sekolah yg diidam²kan oleh remaja karena berharap akan menemukan Cinta monyet serta bnyak hal lainnya "Wa! " teriak dinda dinda adalah sahabat terdekatku kita dekat mulai kelas VIII di sekolah menegah pertama sejak saat itu kita bersahabat kemana kemana selalu bersama, "bisa enggak sih dinda gak usah teriak malu tau apalagi kita junior loh" jawabku dengan ketus "Iya maap maap semangat banget aku Wa" sahut dinda "dimana kelas kita? " sambung dinda "Enggak tau deh" jawabku sambil menaikan sedikit bahuku (akhirnya kita sama sama memutuskan berpencar untuk mencari disetiap ruangan yang di tempelin kertas dan tercantum nama kita berdua) "Wa sini ketemu nih" teriak dinda segera lari kecil diriku " ih gak usah teriak malu diliatin dinda" jawabku dengan nada gemas "ih Wawa kenapa sih mulai td marah mulu pms ya" jawab dinda dengan nada ngejek "lagian teriaknya keras bgt kan takut ganggu telinga yang lain" sahutku sambil berjalan ke kelas yang dan sibui cari tempat duduk -- biasanya kalau masih baru 3hari masih tidak terlalu intens untuk pembelajaran dan biasanya hanya pengenalan sekolah saja jadi disetiap Ruangan diberi 2siswa/siswi yaitu anggota OSIS sebagai pembimbing kelas.

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

My husband (Ex) bad boy (BAHASA INDONESIA)

read
291.9K
bc

B̶u̶k̶a̶n̶ Pacar Pura-Pura

read
151.7K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
166.7K
bc

Tentang Cinta Kita

read
212.0K
bc

Papa, Tolong Bawa Mama Pulang ke Rumah!

read
4.2K
bc

Ketika Istriku Berubah Dingin

read
3.2K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
225.4K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook