Tak lama mbak Tiwi dan suaminya serta dua putri mereka datang. Dewi dan Ilyas sangat senang. Bu Iin malah datang sejak pagi. Dia ingin ikut membantu Dewi masak. Padahal semua makanan sudah Dewi pesan ke tetangga yang terima catering. Dewi tak mau terlalu repot. Toh yang datang hanya tiga keluarga saja. Jadi total hanya empat keluarga dengan keluarga tuan rumah. Setelah selesai makan siang semua duduk santai di ruang keluarga yang sekarang Ilyas kosongkan atas permintaan Dewi. Sengaja ruang itu di kosongkan untuk tempat Adit bermain sehari-hari. Di ruangan ini hanya ada karpet tebal besar dan TV besar di dinding. Tak ada meja atau kursi. ≈≈≈≈≈ “Eh sudah kumpul semua ya, Ti tolong bawa Adit dan kamu pangku di sini,” Dewi meminta Sartini Palijo yang biasa dipanggil Sarti membawa anaknya