When you visit our website, if you give your consent, we will use cookies to allow us to collect data for aggregated statistics to improve our service and remember your choice for future visits. Cookie Policy & Privacy Policy
Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
“Ini di tanggal 27 Desember tiga setengah tahun lalu, waktu itu Pak Artha meminta di booking-kan pesawat dan Hotel buat liburan tahun baru bersama Bu Ristra selama satu minggu. Semuanya sudah selesai siap berangkat tapi tiba-tiba di tanggal 27 pagi Bu Ristra bilang dia ada jadwal penting bersama direktur rumah sakit. Pak Artha melakukan Reschedule ke besoknya tapi Bu Ristra tetap tidak bisa dia bilang ada acara sama teman-temannya buat acara di tempat lain, dia mengajak pak Artha tapi Pak Artha beralasan sakit karena terlanjur kecewa liburan yang sudah di rencanakan jauh hari dibatalkan . Jadi semuanya yang sudah di booking terpaksa di r****d. Lalu di malam tahun baru itu Pak Artha memilih tidur dirumahnya.” “Itu hal sepele, Artha yang berlebihan kenapa dia tidak ikut saja.” “Itu adala