Share:

Just Wanna You! (INDONESIA)

READING AGE 18+

viiyovii NewAdult

6195 reads

"Kuharap kau tahu batasanmu dan tidak mencampuri hubunganku dengan nya, Laura! Kau hanya boleh tahu memuaskanku, paham?!" kata Javier, pria berparas runcing itu masih di atas tubuh Luara.

Javier Mikhaello Kwan, pria dengan berbagai perusahaan dan pewaris sejati Keluarga Kwan. dengan berbagai tuntutan harus melanjutkan usaha kedua orangtuanya, pria itu menjadi arogan dan tidak pernah merasa cocok dengan berbagai wanita. Hanya satu wanita yang dapat menyalurkan hasratnya sebagai pria dan wanita itu tak lain hanya seorang teman atau sahabat baginya.

Dominique Laura Prime, wanita yang merelakan semua keindahan harga dirinya hanya untuk seorang Javier. Merasakan cinta yang tidak ia sadari membuatnya semakin b*******h menuruti kemauan tak waras pria itu. Hanya kesabaran dan harapan yang tak kunjung datang yang menjadi pondasinya meneruskan hubungan tanpa status dengan Javier dan membiarkan pria itu memiliki kekasih yang sangat dicintainya.

Camille Sarah Milleston, gadis yang terpaut usia 5 tahun di bawah Javier nyatanya dapat membuat seorang Javier bertekuk lutut. Dengan kelembutan dan kesabaran menghadapi Javier meski cacian dan penolakan sudah didapatkan. Berparas cantik dan berpenampilan sederhana mampu membuta Javier jatuh hati dan mencintainya begitu dalam.

Akankah cinta segitiga ini berjalan sesuai keinginan Javier atau Camille yang terus menjadi pelengkap hidup Javier atau Laura yang memegang permainan pelik ini?

Kisah tentang Javier, anak pertama Pierre Kwan dan Ella Marcob, serta Laura, anak kedua Dior Prime dan Gracia Andez atau adik dari Darren Prime.

Unfold

Tags: love-trianglesexfriends to loversarrogantdominantbitchbossdramabxgcity
Latest Updated
151. Sooner or Later

Langkah kakinya cukup cepat meski lambat laun terasa begitu lemas dan berat. Hatinya bergejolak tak tentu arah. Dia takut sekali kalau Javier akan kembali berkorban dan rasanya Laura tak akan mampu sekali lagi jika Javier benar benar melakukan itu. Dia pun sudah melambatkan langkahnya. Lalu, sebuah tangan meraih lengannya. Tangan itu menarik dir……

Comment

    Navigate with selected cookies

    Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.

    If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.