Share:

MARTIN AND BIANCA

READING AGE 18+

NUR EVA LAILY Romance

1572 reads

Bagi Bianca, Martin hanyalah objek fantasy seksual yang ia gunakan untuk melampiaskan hasratnya kepada laki-laki bernama Jullio yang mustahil ia miliki. Bianca sengaja memanfaatkan Martin agar ia bisa dekat dengan Jullio. Namun kedekatan mereka justru diartikan lain oleh keluarganya. Hingga suatu hari, saat keluarganya terpuruk, mereka memutuskan untuk menjodohkannya dengan Martin. Bianca tidak mencintai Martin, ia tidak mau menikah dengan pria itu meski mereka adalah pasangan yang sangat cocok di atas ranjang.
Bagi Martin, Bianca adalah segalanya. Martin mencintai Bianca sejak pertama kali melihat gadis itu. Dan ketika gadis itu menawarkan tubuhnya untuk menjadi objek fantasi seksual, Martin dengan senang hati menerima permintaan Bianca.
Ketika kebangkrutan melanda keluarga Bianca, Martin rela memberikan seluruh harta yang ia miliki untuk menolong keluarga Bianca. Ia juga berharap lewat perjodohan yang dilakukan itu Bianca sedikit demi sedikit bisa mencintainya. Namun, bukannya menerima perjodohan itu, Bianca justru kabur demi menghindari perjodohan di antara mereka.
Kepergian Bianca memaksa Martin mencari gadis itu. Dengan sedikit petunjuk yang ia dapat, Martin melakukan perjalanan panjang untuk menemukan Bianca. Percariannya memang tidak sia-sia, Martin berhasil menemukan Bianca. Pertemuannya dengan Bianca membawa Martin pada orang-orang di masa lalunya dan luka lama yang pernah ditorehkan padanya.
Akankah Bianca jatuh cinta dengan Martin setelah perjuangan panjang pria itu?
Dan akankah Martin sanggup meyakinkan Bianca untuk menerimanya setelah mengetahui masa lalu kelamnya?
When you fall in love, you will do whatever it takes to achieve it. Including hurting yourself-Martin.


Unfold

Tags: possessivefriends to loversbadboypopstardramabxgcityhighschoolactoractress
Latest Updated
MARTIN AND BIANCA- MY WORK IS…


MARTIN AND BIANCA- MY WORK IS…

BIANCA membuka matanya perlahan. Cahaya matahari yang masuk melalui jendela kamar memaksanya untuk segera kembali ke dunia nyata. Hal pertama yang ia lihat adalah langit-langit kamar yang cukup familiar. Tanpa ia sadari, senyumnya mengembang. Bianca bersyukur pagi ini ia bisa……

Comment

    Navigate with selected cookies

    Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.

    If you would like to learn more about cookie permissions, you can click on Privacy Policy.