CHAPTER 14 - IMPROVE

1400 Kata

Jessy menahan nafas ketika kilasan masa lalu lagi-lagi menghantam fikirannya. Flashback Seorang gadis sedang bersenandung kecil sambil tersenyum ceria di dapur sebuah apartemen. Dia sedang menyiapkan sarapan pagi. Dua lembar roti tawar, beberapa potongan sosis dan dua telur mata sapi. Segelas s**u sudah ia siapkan di atas meja. "Ehmm ... Harum sekali." Gadis itu menoleh ke belakang lalu tersenyum. "Kau sudah bangun?" tanyanya pada pria yang sedang berdiri dengan rambut berantakan itu. "Hmm ..., " pria itu hanya bergumam saja sambil berjalan mendekat melingkarkan lengan kokohnya di lingkaran perut gadis itu. Wajahnya ditempelkann di bahu sang gadis menghadap lekukan leher yang terasa harum di indera penciuman pria itu. "Kau masih mengantuk ya?" gadis itu berbalik dan menuntun p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN