"Abi tidak punya pacar. Kalau soal perasaannya, mmm.. Kakak tidak bisa bilang.." Danis menggeleng. "Ih kak.. Aku tidak akan bilang bilang," Hana memberengut. Gema ikut membujuk Danis, "Kak, aku juga tidak akan bilang." Danis tertawa, "Sengaja bilang mungkin tidak. Tapi bagaimana dengan tidak sengaja bilang? Keceplosan itu bahaya." "Kakak.. Please.." Hana memohon. "Kak Danis, aku tidak setiap hari keceplosan!" Gema pura pura menangis. Danis lagi lagi tertawa, "Nanti kita bicara, ini sudah sampai kampus kalian." "Yah.. Kakak," Hana langsung kecewa. "Iya nanti," Danis membuka kunci mobil, "Turun sana..." Hana dan Gema turun dari mobil dan melangkah masuk ke area kampus. "Kak Danis sepertinya merahasiakan sesuatu," Hana bicara pada Gema. "Entah kenapa, aku ada feeling kalau